Berbagai Pola Asuh Anak Yang Wajib Untuk Dihindari

0
358
Berbagai Pola Asuh Anak Yang Wajib Untuk Dihindari
Berbagai Pola Asuh Anak Yang Wajib Untuk Dihindari

Bagaimana perkembangan atau kepribadian seorang anak akan tergantung dari bagaimana pola asuh anak yang diberikan oleh orang tuanya sewaktu ia masih kecil. Jika yang diberikanya hal-hal yang baik maka anak akan tumbuh menjadi sosok pribadi yang baik sedangkan jika buruk maka ia pun akan tumbuh berdasarkan akan bagaimana pola asuhnya tersebut. Oleh sebab itu peran orang tua memegang peranan yang sangat penting dalam bagaimana menciptakan pola asuh yang baik untuk anak-anaknya.

Untuk bisa memberikan pola asuh anak yang baik maka sebaiknya orang tua mengetahui akan bagaimana pola asuh anak yang harus dihindari. Hal ini penting diketahui agar nantinya anak dapat tumbuh secara baik dalam lingkungan dan kepribadiannya. Dan berikut ini diantara berbagai pola asuh anak yang wajib untuk dihindari.

  1. Memerintahkan anak untuk berbohong. Hal seperti ini sering sekali terjadi pada anak saat datang tamu ke rumah, dan menyuruh anak untuk berbohong bahwa anda sedang tidak ada. Secara langsung maka anda sudah mengajarkan anak untuk berbohong dan hal ini akan diingat anak sampai ia dewasa dan membohongi anda sebagai orang tuanya.
  2. Menjadi orang tua yang terlalu sibuk. Tujuan orang tua dalam bekerja pastinya untuk membahagiakan anak dan keluarganya, tetapi sayangnya karena kesibukan akan pekerjaan tujuan tersebut sering menjadi terlupakan. Banyak orang tua yang sama sekali tidak mempunyai waktu untuk bersama dengan anaknya sehingga waktu berkualitas dengan anaknya menjadi hilang. Padahal yang namanya anak perlu sekali akan perhatian dan waktu dari orang tuanya.
  3. Melakukan perbuatan yang tidak sportif. Saat anak anda mengalami suatu kesalahan atau kegagalan sering orang tua merasa tidak puas dan cenderung menyalahkan orang lain. Dengan hal tersebut akan membuat anak menjadi sosok yang tidak bisa menerima akan suatu kekalahan dan cenderung menyalahkan orang lain akan kegagalan yang diterimanya.
  4. Keluarga yang kasar. Jika terjadi suatu masalah dalam keluarga maka sebaiknya anak tidak mengetahui akan hal tersebut. Misalnya seorang suami yang membentak-bentak istrinya atau berbuat kasar di depan anak. Hal ini akan mengakibatkan trauma pada anak dan membuat karakternya menjadi sosok yang kasar, karena ia sendiri sering melihatnya pada keluarganya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here