Jenis Bayar Tagihan Listrik PLN dari Jenius

0
8

Layanan penyedia listrik di Indonesia dimulai pada zaman kolonial Belanda. Tetapi, sebelum lebih lanjut membahas bagaimana cara bayar tagihan listrik PLN baiknya kita mengetahui terlebih dahulu seluk beluk PLN. Di akhir abad ke-19, masyarakat pada masa kolonial Belanda membuat generator tenaga listrik pertama di Indonesia.

Pada mulanya, generator tenaga listrik tersebut hanya difungsikan untuk memberikan listrik pada pabrik teh dan gula. Seiring berjalannya waktu, muncullah perusahaan listrik yang mendistribusikan listrik ke banyak sektor lainnya.

bayar tagihan listrik PLN

Hingga masuk masa kolonial Jepang dan kekalahannya di Perang Dunia kedua, para pekerja di perusahaan listrik tersebut berusaha untuk menjadikan perusahaan tersebut sebagai miliki Republik Indonesia. Sampai akhirnya tanggal 27 Oktober 1945, Presiden Soekarno membuat Jawatan Listrik dan Gas yang bisa memproduksi listrik dan memiliki kapasitas hingga 157.5 MW.B

Pada tahun 1961, Jawatan Listrik dan Gas diubah menjadi Badan Pemimpin Umum Perusahaan Listrik Negara atau BPU-PLN. Rentan 4 tahun, BPU-PLN dipisah dan menjadi PLN dan Perusahaan Gas Nasional. Hingga saat ini, PLN sudah berkembang dan dapat memberikan pasokan listrik yang diperlukan oleh masyarakat di Indonesia.

Walau sudah mengenalkan sistem pembayaran yang baru yaitu berupa token listrik atau sistem prabayar, tidak sedikit pelanggan layanan PLN menganut sistem pembayaran pasca bayar, yaitu bayar tagihan listrik PLN sesudah satu bulan menggunakannya. 

Tentunya, dalam menghitung tagihan PLN, Anda perlu memahami banyak perabotan elektrik yang digunakan di dalam rumah. Dengan mengetahui seluruh daya yang diperlukan untuk peralatan elektronik tersebut, barulah Anda dapat memperkirakan tagihan listrik yang harus dibayarkan nantinya.

Golongan listrik yang dipilih juga berpengaruh besar dalam penghitungan tarif listrik yang akan Anda terima. Umumnya, semakin besar daya listrik yang Anda pasang, semakin besar pula biaya per kWH-nya. Sesudah semua informasi peralatan listrik serta daya yang digunakan Anda miliki, barulah Anda dapat menghitung tagihan listrik.

Jika seluruh daya listrik yang dikonsumsi di rumah per hari adalah 16.500 watt dengan tarif per kWH 1400, maka tagihan listrik yang harus Anda bayar tagihan listrik PLN nanti ialah: 16,5 dikalikan 1400 dan dikali dengan satu bulan yaitu 30 hari sehingga yang harus dibayarkan Rp 693.000.